Peserta Didik yang Wajar Terima Dana Bantuan PIP

Peserta Didik yang Wajar Terima Dana Bantuan PIP

Peserta Didik yang Wajar Terima Dana Bantuan PIP Peserta didik siapa sajakah yang memiliki hak terima kontribusi pengajaran lewat Program Indonesia Pintar (PIP)? Pertanyaan seperti
itu kerap diperuntukan ke Pusat Pelayanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) serta kerap keluar di medsos.
Sofiana Nurjanah, Koordinator Pokja PIP di Puslapdik jawab pertanyaan itu pada Web-seminar Publikasi Program
Indonesia Pandai Dikdasmen 2021, berapa waktu lalu.

Menurut Sofiana, segala hal ihwal PIP sudah tercantum di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2020
yang lantas petunjuk pelaksanaannya ditegaskan melalui Peraturan Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 7 Tahun 2021.nyaris miskin dan rawan miskin, “kata Sofiana.
Kelompok ke-2  yaitu warga miskin/rawan miskin tetapi karena beberapa soal tidak terdaftar di DTKS, dan terus
diusulkan oleh dinas pengajaran atau penopang kebutuhan, seperti DPR atau Instansi yang lain

Menurut Sofiana, kecocokan tujuan yang menerima PIP dikuasai kecermatan data dari DTKS serta kritikan dinas pendidikan serta penopang keperluan.

Peserta Didik yang Wajar Terima Dana Bantuan PIP

Tahun 2021 ini, susulnya, banyak transisi aturan berkaitan pendistribusian kontribusi PIP. Transisi itu yaitu, tersedianya dua tipe surat putusan (SK), yaitu SK Nominasi Yang menerima PIP serta SK Pemberian PIP.

SK Nominasi Yang menerima PIP yaitu SK pengesahan peserta didik yang pantas diberi PIP tapi belum pengaktifan rekening, sementara itu SK Pemberian PIP yaitu SK buat peserta didik yang pantas terima PIP serta telah mengaktifkan rekeningnya yang hendak selekasnya ditransfer dananya ke rekening perihal, “kuak Sofiana.

Sofiana memperingatkan unit pengajaran buat membandingkan dua SK itu. Buat peserta didik yang baru terima SK
Nominasi mesti selekasnya mengaktifkan rekeningnya.

Proses pengaktifan rekening ditunggu-tunggu hingga tanggal 30 September 2021, ada jam yang cukup Panjang. Ke-2  SK itu, dapat di download di program SiPintar yang bisa dicapai dinas pengajaran serta sekolah, sebutnya.
Di program SiPintar itu , lanjut Sofiana, faksi sekolah bisa juga mengambil photo buku tabungan, helai identitas, histori bisnis, surat kuasa pengaktifan serta surat kuasa penarikan dana.

👉 TRENDING :   Abdul Fikri Dorong Problem Tenaga Honorer

Proses pemastian yang terima PIP

Dalam kesempatan itu juga, Sofiana memaparkan proses seleksi peserta didik penerima manfaat PIP, baik dari DTKS maupun usulan dinas pendidikan atau pemangku kepentingan. Seleksi penerima manfaat PIP dimulai dari pemadanan data antara data dari DTKS dan Dapodik. Dari pemadanan data tersebut, Puslapdik melakukan verifikasi dan validasi terkait kelengkapan data
dan kelogisannya sebelum dibuat SK Nominasi Penerima PIP. Pada tahap berikutnya, Puslapdik dan bank penyalur juga melakukan verifikasi dan validasi terkait rekening penerima yang sudah diaktivasi.
Dari hasil verifikasi dan validasi dan informasi bank penyalur itulah, Puslapdik menerbitkan SK Pemberian PIP untuk kemudian melakukan transfer dana, jelas Sofiana.

Hal yang sama pula dilaksanakan di calon yang terima PIP dari kritikan dinas pengajaran. Sebelumnya dinas pengajaran menyarankan calon yang terima PIP lewat program Sipintar, lebih dulu sekolah mengenali posisi wajar PIP peserta didik lewat Dapodik.

Beberapa nama peserta didik yang udah disinyalir wajar PIP akan ada di Sipintar buat di tes dan validasi oleh dinas
pengajaran, lantas diusulkan menjadi calon yang terima PIP pada Puslapdik.
Menurut Sofiana, SK Nominasi Yang terima PIP akan dikaji secara periodik sepanjang tiga era, adalah 10 Juni, 5 Agustus dan 20 september. Tapi khusus buat peserta didik yang duduk di kelas akhir, seperti kelas 6, 9 cuma ada diperiode pertama.

Alokasi dana PIP

  1. Membeli Buku dan Alat Tulis
  2. Membeli seragam dan perlengkapan sekolah
  3. Transportasi dari rumah ke sekolah
  4. Uang saku perserta didik
  5. Biaya kursus bagi peserta didik pendidikan formal
  6. Biaya praktik tambahan dan biaya magang

Sumber : https://puslapdik.kemdikbud.go.id/artikel/inilah-peserta-didik-yang-layak-menerima-dana-bantuan-pip